Pendaftaran telah di buka.
...
09 Feb 2026     Ali Akbar Akademik

Tiga Doktor Baru Universitas Moestopo Tekankan Integritas, Toleransi, dan Inovasi Kebijakan Publik

JAKARTA– Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) sukses menyelenggarakan Sidang Terbuka Doktor untuk Program Studi Administrasi Publik pada Sabtu, 7 Februari 2026. Acara yang berlangsung di Gedung F.X. Soeseko Moestopo, Jakarta, dibuka oleh Rektor Universitas Moestopo, Dr. H. Muhammad Saefulloh, M.Si. Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya para lulusan untuk menjaga integritas dan nilai toleransi yang menjadi ciri khas almamater.Sidang terbuka kali ini menghadirkan tiga kandidat doktor dengan fokus penelitian berbeda namun berpijak pada penguatan kebijakan publik.

M. Albahori memaparkan disertasinya mengenai implementasi kebijakan tahapan pemilu berbasis digital di Sumatera Selatan.

Penelitiannya menekankan bahwa meski sistem seperti SIREKAP meningkatkan efisiensi, aspek etika dan moralitas penyelenggara tetap menjadi fondasi utama demi menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi digital.

Penyaji kedua, Pesta Evaria Simbolon, menyoroti profesionalisme Tenaga Ahli DPR RI sebagai aktor strategis dalam pembentukan kualitas kebijakan publik, Ia merekomendasikan reformasi berbasis meritokrasi untuk mengatasi kendala rekrutmen dan penempatan yang selama ini belum optimal.

Sementara Abdulloh Sholikhudin meneliti kebijakan Jaringan Gas Nasional (Jargas) di Kabupaten Sidoarjo, menawarkan model penyempurnaan implementasi kebijakan yang mengintegrasikan sinergi multi-aktor dan konteks teknis-geospasial.

Dekan FISIP, Dr. H. Ryantori, M.Si, menutup kegiatan dengan harapan besar bagi para doktor baru. "Ilmu yang diraih tidak hanya berhenti di atas kertas, namun mampu diaplikasikan untuk memberikan manfaat nyata bagi pengembangan keilmuan dan solusi persoalan masyarakat," ujarnya.